Download bahan kuliah Dasar Statistik bagi mahasiswa yang mengikuti Mata Kuliah Statistik & Mata Kuliah Statistik Dakwah . Silahkan klik disini, Download
ADA mitos (atau realitas?) yang menyebutkan, wartawan (journalist) adalah “manusia sakti”. Ia bisa mengurus apa saja dengan mudah dan lancar, menembus rumitnya birokrasi dengan kartu pers (press card) sebagai ID Card-nya.
Ada juga mitos lain, wartawan adalah “sosok menakutkan”, khususnya bagi mereka yang bermasalah. Akibatnya, banyak oknum wartawan, wartawan bo’ongan atau gadungan, atau WTS (Wartawan Tanpa Suratkabar) bergentayangan mencari mangsa yang UUD (Ujung-Ujungnya Duit). Artinya, banyak sekali kasus penyalahgunaan profesi wartawan yang mencoreng citra dunia wartawan.
Namanya mitos mestinya bohong alias tidak sesuai kenyataan (nonfaktual). Namun, fakta di lapangan tidak dapat dipungkiri. Banyak hal yang mendorong kita untuk berkata bahwa mitos itu banyak benarnya. Seorang wartawan –sebut saja Fulan– bercerita kepada saya. Ia beberapa kali mengalami menjadi “sosok menakutkan” itu. Berurusan dengan sebuah RSU bukan main rumitnya. Belum lagi kecuekan dokter dan perawat. Tapi setelah ia tahu bahwa Fulan seorang wartawan. “Wuih, sang dokter dan perawatnya ramahnya bukan main. Urusan lancar sekali,” katanya.
Andai saja semua pasien atau keluarga pasien wartawan, maka keramahan dan kelancaran urusan itu akan selalu hadir di RSU tersebut. Indah nian!Pertanyaan pun muncul, kenapa wartawan harus diperlakukan berbeda? Kenapa banyak orang baru ramah dan baik ketika berhadapan dengan seorang wartawan? Bukankah ramah, baik, mempermudah bukan mempersulit, adalah kewajiban setiap orang? read more…
Anda pasti sudah tidak asing dengan situs pertemanan Friendster dan tanpa perlu bertanya tentang Facebook saya sangat yakin anda juga sudah sangat tahu tentang Facebook, atau jangan-jangan anda Facebookholic. Friendster dan Facebook adalah dua dari sekian banyak situs pertemanan atau Social Networking yang ada di dunia maya. Berikut ini Saya perkenalkan situs persahabatan, pertemanan, atau biasa disebut social networking seperti halnya FRIENDSTER atau FACEBOOK. Yang Tujuan utama adalah untuk mendapatkan banyak teman di seluruh dunia. Bonus lainnya adalah penghasilan Dollar! Dan semuanya itu Gratis alias tidak dipungut biaya apapun jadi nggak ada salahnya untuk dicoba, Mau tau caranya? Baca terus tulisan ini, atau mau langsung ikut? Klik di sini
Situs-situs ini sudah banyak anggota dari Indonesia yang daftar, yang tentunya selain untuk mendapatkan banyak teman, kita juga bisa dapetin tambahan uang juga dari situs ini.
Kenapa situs2 tersebut membayar kita? mereka membagi profit dengan kita yang didapat dari iklan yang dipasang di situs2 tersebut. seperti halnya media koran yang ada iklannya, disini halaman profil kita ibaratkan saja koran yang ada iklannya, nah tentunya kita sebagai pemilik tuh koran (profil kita di situs tersebut) pasti dapet dong uang dari iklannya
Mau lihat contoh Profil di Yuwie saya silahkan kunjungi http://www.yuwie.com/achmadsul
Kita dibayar berdasarkan aktivitas kita. Semuanya dihitung. Mulai dari login, edit profile, upload foto, mengirim atau menjawab pesan, memberi komentar, isi buku tamu, lihat profile orang lain, mencari teman, bergabung dengan forum diskusi, membuat grup sendiri, mengisi blog dengan topik Anda yang Anda tentukan sendiri, membuat atau mengisi pooling online, pasang iklan (kalau ada), bermain game (kalau ada) dan lain-lain. Kalau ingin memperbesar penghasilan maka carilah referral (downline/temen kamu) sebanyak-banyaknya. tentunya dengan Link referensi dari anda, Referral bebas sampai berapa kita inginkan dan kedalaman hingga 10 level. Tentang referral ini akan saya bahas di akhir tulisan ini.
Sudah paham kan cara kerjanya lebih lanjut baca di bawah ini untuk cara daftar, apa dan bagaimana. read more…
“Maaf, saya tidak makan sayur dan buah2an. Sy animalian.”
sebuah kalimat yang menarik tertulis di dinding Facebook sahabat saya Elvin Miradi. Lucu? mungkin, sahabat saya yang satu ini memang lucu. mau baca tulisan yang lain di status FBnya? ini ada beberapa, silahkan tertawa: Sy memang benci Hitler. Tapi sy lebih benci WC mall yang nda ada tempat gantung celananya!!!! trus ada lagi, Peraduan bukanlah peraduan yg sebenar-benarnya peraduan bila di atasnya tak ada yg beradu. Hihihi… trus ada juga Kenyang skl abis mkn enak. Untung lambung ini ciptaan Tuhan, coba kalo buatan Taiwan, pasti sdah bocor!!!
by the way, saya sebenarnya belum pernah bertemu langsung dengan si Elvin ini, kami cuma biasa jumpa di Wall FB..trus kok ngaku2 sahabat??? kalo menurut saya dia itu sahabat, entah menurut dia (saya bayangkan geernya Elvin, klo tahu saya posting tulisan tentang dia). Saya banyak tanya tentang dunia Blog ke Elvin, dan dia selalu berusaha membalas e-mail2 saya yg mungkin saja mengganggu itu, menurut saya dia tahu banyak tentang Blogging di banding……saya. makanya saya yang banyak tanya ke Elvin.
trus apa hubungannya Elvin dengan judul postingan ini???? tidak ada sama sekali! cuma tulisan di Wall-nya ttg animalian itu yang mengingatkan saya sebuah cerita, nyata dan tidak dibuat2: read more…
Dari sekian banyak film yang bersetting PD II, film Valkyrie ini termasuk yang layak mendapat acungan jempol (four thumbs up!) – termasuk jempol kaki dong – . Saya sendiri tidak menyangka dari sekian banyak operasi rahasia selama PD II ternyata Operasi Valkyrie mendapat perhatian khusus sineas jempolan Hollywood sekelas Bryan Singer. Sekedar catatan, Operasi Valkyrie ini adalah upaya yang ke-15 kali untuk membunuh Hitler oleh kelompok yang berbeda, baik dari kalangan Militer maupun Sipil Pemerintah Nazi Jerman yang semuanya berakhir dengan kegagalan.
Bagi anda yang belum menonton film ini, jangan berharap akan menyaksikan pertempuran seru berdarah-darah ala Saving Private Ryan atau Operasi militer yang full gear ala Black Hawk Down pasti akan kecewa berat, apalagi sengitnya peperangan gaya Band Of Brothers ?? Jauh!!. Tidak ada adegan pertempuran yang “meriah” kecuali serangan udara inggris RAF/Royal Air Force terhadap pasukan Nazi Jerman di Tunisia dan itupun hanya berdurasi tidak lebih dari 2 menit! Film ini malah cenderung seperti Down Fall atau Ike, dengan alur cerita yang dijalin dengan gaya dokumenter dan menampilkan tokoh-tokoh non-fiksi penentu sejarah. read more…
