Skip to content

Sosok Wartawan Ideal(is)

6 Desember 2012

tolak amplopKonsep negara modern saat ini tidak lagi bertumpu hanya pada tiga pilar atau trias politika (eksekutif, legilatif dan yudikatif). Pers menjadi sebuah tiang penopang yang melengkapi tiga pilar tersebut. Dari sejarah kita banyak belajar bahwa ketika trias politika saling berselingkuh satu sama lain, salah satu unsur bangsa yang paling ampuh membubarkan perselingkuhan tersebut adalah pers yang benar dan berpihak kepada rakyat. Dalam hal ini pers kemudian berperan menjadi watchdog (anjing penjaga) masyarakat dalam mengawasi dan mengontrol kerja para penguasa. Ujung tombak dari misi mulia pers ini adalah wartawan.

Wartawan adalah profesi yang terhormat. Profesi ini menuntut pengetahuan dan keahlian dalam melaksanakan tugasnya sehingga produk yang dihasilkan disebut sebagai produk intelektual, sebab tanpa memiliki pengetahuan dan keahlian tentang berbagai hal yang berkaitan dengan pers dan jurnalistik, ia tidak akan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Baca selanjutnya…

Aritmatika berita

4 September 2012

Aritmatika Berita:
1 pria biasa + 1 kehidupan biasa = bukan berita
1 pria biasa + 1 petualangan luar biasa = berita
1 suami biasa + 1 istri biasa = bukan berita
1 suami + 3 istri = berita (khusus masyarakat yg melarang poligami)
1 bendahara kamtor + 1 istri + 7 anak = bukan berita
1 bendahara kantor – Rp.100 Juta = berita
1 direktur bank + 1 caddy golf cewek = berita
1 pria + 1 mobil + 1 pistol +

1 krat bir = berita
1 pria + 1 prestasi luar biasa = berita
1 pria biasa + 1 kehidupan biasa selama 79 tahun = bukan berita
1 pria biasa + 1 kehidupan biasa selama 120 tahun = berita*Aritmatika berita seperti ini adalah salah satu cara mudah memberikan pemahaman bagi mahasiswa-mahasiswa saya tentang defenisi berita¬† ūüôā

Pilkada Palopo, Tim Sukses atau Tim Susah

28 Agustus 2012

Waktu telah menunjukkan pukul 01.45 dini hari, saat itu hari telah berpindah ke tanggal 27 Juli 2012. Saya masih belum tidur. Novel “Voodoo” karya Nick Stone masih belum bisa dikalahkan oleh rasa kantuk. “Ting!” “Ting!” Tiba-tiba ponsel saya berbunyi. Sebuah nomor telepon tanpa nama memanggil.

Bukan kebiasaan saya mengangkat panggilan telepon tanpa nama. Apalagi hari sudah larut. Kalau bukan panggilan telepon darurat, pasti telepon iseng. Saya memilih prasangka pertama saya. Telpon saya angkat “halo ini siapa?”, “ini betul Sulfikar?!” jawab suara di ujung telepon dengan nada setengah membentak. “iya, maaf siapa ini?”. “Tidak usah tau namaku, kamu yang sering menulis berita di fesbuk toh??!!” jawab suara di ujung telepon, masih setengah membentak. Dalam pikiran saya saat itu, pertanyaan ini menarik. Saya dan anda pasti tahu bahwa Facebook adalah sebuah media jejaring sosial, bukan media berita. Tentu saja tidak akan pernah anda temukan kalimat “Menurut berita yang dikutip dari Facebook”… hehehe. Pertanyaan si penelepon aneh ini tanpa dia sadari menunjukkan siapa dan bagaimana dirinya. Baca selanjutnya…

Kuliah Psikologi Komunikasi 1

1 Agustus 2012

mis komunikasi

Ruang Lingkup Psikologi Komunikasi

Hovland, Janis, dan Kelly,¬† mendefinisikan komunikasi sebagai ‚ÄĚthe process by which an individual (the communicator) transmits stimuli (usually verbal) to modify the behavior of other individuals (the audience).

Dance mengartikan komunikasi dalam kerangka psikologi behaviorisme sebagai usaha ‚Äúmenimbulkan respon melalui lambang-lambang verbal.‚ÄĚ

¬óPsikologi mencoba menganalisa seluruh komponen yang terlibat dalam proses komunikasi. Pada diri komunikasi, psikologi memberikan karakteristik manusia komunikan serta faktor-faktor internal maupun eksternal yang memengaruhi perilaku komunikasinya. Pada komunikator, psikologi melacak sifat-sifatnya dan bertanya : Apa yang menyebabkan satu sumber komunikasi berhasil dalam memengaruhi orang lain, sementara sumber komunikasi yang lain tidak?
¬ó
¬óPsikologi juga tertarik pada komunikasi diantara individu : bagaimana pesan dari seorang individu menjadi stimulus yang menimbulkan respon pada individu lainnya. Komunikasi boleh ditujukan untuk memberikan informasi, menghibur, atau memengaruhi. Persuasif sendiri dapat didefinisikan sebagai proses mempengaruhi dan mengendalikan perilaku orang lain melalui pendekatan psikologis. Baca selanjutnya…

Teori Ekologi Media 2

4 April 2012

Sebagai kelanjutan dari gagasan sebelumnya mengenai teori ekologi media, McLuhan mengembangkan lebih jauh pemikirannnya dalam menjelaskan efek teknologi terhadap masyarakat dengan mengajukan gagasan yang disebutnya hukum media (media laws). Pengembangan teori ini menghasilkan efek lingkaran media, yaitu teknologi baru memengaruhi cara orang berkomunikasi, cara orang berkomunikasi membawa perubahan pada masyarakat, dan perubahan masyarakat menyebabkan munculnya teknologi baru (McLuhan dan McLuhan, 1988). McLuhan mengajukan konsep yang disebut Tetrad sebagai upaya untuk memahami hukum media yang terdiri atas empat hukum media, yaitu penguatan, ketertinggalan, penemuan, dan pembalikan;

  • Penguatan (enhancement). Hukum yang menyatakan bahwa media memperkuat masyarakat. Menurut McLuhan, internet memperkuat masyarakat dengan cara-cara:

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Internet memiliki potensi untuk memperkuat sejumlah indra sekaligus termasuk penglihatan dan pendengaran.

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Internet memberikan akses yang lebih luas terhadap informasi.

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Internet dapat memperkuat pembagian kelas di masyarakat karena kelompok masyarakat kaya dan miskin dapat mengakses internet.

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Internet memperkuat desentralisasi kekuasaan. Penguasa tidak menjadi satu-satunya pihak yang memiliki akses terhadap informasi.

  • Ketertinggalan (absolescence). Menyatakan bahwa media mampu menjadikan sesuatu hal menjadi tertinggal atau ketinggalan zaman dan tidak berguna.
  • Penemuan (retrieval). Hukum ketiga menyatakan bahwa media menemukan kembali dan menyimpan sesuatu yang dulu pernah hilang. Apa yang dulu dianggap sudah tidak berguna atau ketinggalan zaman, muncul kembali dan digunakan lagi.
  • Pembalikan (reversal). Menyatakan bahwa media akan menghasilkan atau menjadi sesuatu yang lain jika didesak hingga ke batas akhirnya. Pembalikan mengandung ciri-ciri atau karakteristik dari sistem mana dia berasal.

(Tulisan ini adalah bagian dari Tesis saya yang berjudul ‚ÄúPolitik Pencitraan SBY; Analisis framing blog kompasiana Wisnu Nugroho tentang komunikasi politik Presiden SBY‚ÄĚ)

Teori Ekologi Media 1

12 Maret 2012

Kehadiran teknologi tidak dipungkiri memberikan pengaruh sangat besar dalam kehidupan manusia. Sadar atau tidak, manusia menjadi tergantung kepada teknologi. Pengaruh teknologi dalam kehidupan manusia menarik perhatian Marshall McLuhan, khususnya teknologi komunikasi. Menurutnya manusia memiliki hubungan simbolik dengan teknologi dan teknologi pada gilirannya menciptakan kembali siapa diri kita (McLuhan, 2006:354).

Menurut McLuhan, teknologi media telah menciptakan revolusi di tengah masyarakat karena masyarakat sudah sangat bergantung pada teknologi dan tatanan masyarakat terbentuk berdasarkan pada kemampuan masyarakat menggunakan teknologi. McLuhan melihat media berperan menciptakan dan mengelola budaya. Pemikiran McLuhan ini dinamakan teori mengenai ekologi media (media ecology), yang didefenisikan sebagai studi mengenai lingkungan media, gagasan bahwa teknologi dan teknik, mode informasi dan kode komunikasi memainkan peran penting dalam kehidupan manusia (West, 2008:140).

McLuhan memandang penemuan teknologi sebagai hal yang sangat vital karena menjadi kepanjangan atau ekstensi dari kekuatan pengetahuan dan persepsi pikiran manusia. Pemikiran McLuhan melibatkan sejumlah disiplin ilmu dan menggunakan berbagai jenis teknologi, ia melihat adanya persimpangan (intersection) antara hubungan manusia dengan teknologi serta bagaimana teknologi tersebut memengaruhi persepsi dan pengertian manusia terhadap banyak hal. Media adalah esensi peradaban dan sejarah diarahkan oleh media yang mendominasi pada setiap zamannya. Baca selanjutnya…

%d blogger menyukai ini: