Skip to content

MUI = Membingungkan Umat Islam

28 Januari 2009

Astagfirullah…(Makin nampak keanehan bangsa ini). Ini tentang fatwa haram Golput oleh MUI. Memilih dan dipilih adalah hak politik dan hak konstitusi seorang warga negara. Berbeda dengan kewajiban. Ketika kewajiban tidak dipenuhi, ada hukum yang akan berlaku pada yang melanggar, tetapi ketika berbicara hak dimanapun di dunia ini selalu diserahkan kepada yang berhak.

Istilah Golput sendiri disematkan kepada pemilih yang memilih untuk tidak memilih satupun dari kontestan pemilu yang ada, jadi bukannya orang yang golput itu tidak menggunakan haknya tetapi dia menggunakannya haknya untuk tidak memilih.

Golput adalah pilihan rakyat untuk mengkritik keadaan perpolitikan (baca; Partai) yang tidak lagi bisa diharapkan. Hanya itu yang bisa rakyat lakukan. Karena penghargaan terhadap hak rakyat juga hanya terlihat setiap pemilu. Di lain hari, tidak.

MUI pada dasarnya berfungsi menjaga dan mengawal dijalankannya hukum-hukum islam yang berlaku dengan instrumen fatwa yang dimilikinya. Tetapi fatwa yang anyar ini beraroma pesing politik🙂. Jika kita melihat negara yang jalinan kehudupan politik dan agamanya sangat kental (Iran salah satunya), tidak pernah kita dengar intervensi lembaga agama dalam mengurusi pemilu begitu jauh seperti di Indonesia.

Yang perlu diperhatikan disini adalah, siapa yang dirugikan jika rakyat Golput? MUI? Saya kira bukan, Partai? Sudah pasti. Lalu ada apa dengan MUI???

6 Komentar leave one →
  1. 28 Maret 2009 5:42 am

    assalamu alaikum wr. wb.

    Permisi, saya mau numpang posting (^_^)

    http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/menggugat-demokrasi-daftar-isi/
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/03/24/hukum-pemilu-legislatif-dan-presiden/

    Sudah saatnya kita ganti sistem,
    untuk masa depan umat yang lebih baik!
    semoga link di atas bisa menjadi salah satu rujukan…

    Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
    Mohon maaf kalau ada perkataan yang kurang berkenan. (-_-)

    wassalamu alaikum wr. wb.

  2. 6 Mei 2009 6:08 am

    bukan hanya membingungkan, memecahbelah umat islam.

    salam kenal.

  3. 7 Mei 2009 2:34 am

    benar mas wiwit, pada akhirnya MUI menjadi lembaga yang tidak di percaya oleh Ummatnya sendiri… salam kenal juga.

  4. 18 Juni 2009 8:14 am

    jangan terlalu berprasangka buruk-lah…
    ingat, mereka itu ulama yang sejatinya harus kita hormati loh! seburuk-buruk-nya mereka…. ya toh?😉

  5. 19 Juni 2009 2:31 am

    @zulham : menghormati ulama, guru, pemimpin atau siapapun dia kan tidak harus menghilangkan sikap kritis kita terhadap mereka. Makin urgen suatu masalah makin penting untuk di kritisi…gimana bro?

  6. Harapan permalink
    28 Oktober 2009 4:58 pm

    maaf jika saya berbeda pendapat dengan penulis. saya pikir, Indonesia sudah dalam keadaan yang apabila tidak ada kelompok besar (semisal MUI) yang bertindak, maka justru lebih banyak kerugian yang bisa muncul.

    Saya percaya, untuk keadaan Indonesia seperti sekarang ini, hak politik memilih justru merupakan kewajiban.

    Kan penulis sendiri yang mengatakan kalau syarat orang jahat berkuasa adalah diamnya orang baik. Bayangkan apabila rakyat banyak yang tidak memilih, maka pemimpin kita nantinya tidaklah mewakili keseluruhan rakyat. Otomatis, keputusannya juga tidak mewakili kebanyakan kepentingan rakyat! Dia hanya akan mengambil keputusan yang menguntungkan segelintir orang yang yang memilihnya.

    Dan anda tahu?! kurang lebih 80% penduduk Indonesia adalah muslim (CMIIW). so, disitulah MUI melakukan tugasnya. Dan anda tahu?! keputusan MUI itu bukanlah keputusan AL Qur’an yang HARUS diikuti. hanya maklumat kok. Gimana bro?!

    Salam,
    H124PA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: