Skip to content

Musashi

30 Maret 2009

sampul-musashiMiyamoto Mushasi adalah anak desa yang bercita-cita menjadi samurai sejati. Di tahun 1600 yang penuh pergolakan itu, ia menceburkan diri ke dalam Pertempuran Sekigahara, tanpa menyadari betul apa yang diperbuatnya. Setelah pertempuran berakhir, ia mendapati dirinya terbaring kalah dan terluka di tengah ribuan mayat yang bergelimpangan. Dalam perjalanan pulang, ia melakukan tindakan gegabah yang membuatnya menjadi buronan – hingga seorang pendeta Zen berhasil menaklukkannya.

Otsu, gadis cantik yang mengaguminya, membebaskan Musashi dari hukumannya, tapi Musashi kembali tertangkap. Selama tiga tahun ia mesti menjalani kehidupan mengasingkan diri, dan masa-masa itu dipergunakannya untuk menyelami karya-karya klasik Jepang dan Cina. Setelah bebas kembali, ia menolak diberi jabatan sebagai Samurai. Selama beberapa tahun berikutnya, ia mengejar cita-citanya dengan tekad penuh – mengikuti Jalan Pedang, dan menjadi samurai sejati.

Lambat laun ia mengerti bahwa mengikuti Jalan Pedang bukan sekadar mencari sasaran untuk mencoba kekuatannya. Ia terus mengasah kemampuan, belajar dari alam dan mendisiplinkan diri untuk menjadi manusia sejati. Ia menjadi pahlawan yang tidak mau menonjolkan diri bagi orang-orang yang hidupnya telah ia sentuh atau telah menyentuh dirinya.

Ujian puncak baginya adalah ketika ia harus bertarung melawan Sasaki Kojiro, saingan terberatnya yang masih muda dan sangat tangguh. Mereka mengadu kemampuan, dan Musashi ingin membuktikan bahwa kekuatan dan keterampilan bukan satu-satunya yang bisa diandalkan untuk menentukan kemenangan.

Judul : Musashi
Pengarang : Hidetsugu “Eiji” Yoshikawa
Alih bahasa : Tim KOMPAS
Terbitan : Gramedia Pustaka Utama, Cetakan keempat: September 2005
Volume : 1248 hlm.; 23 cm.

5 Komentar leave one →
  1. 30 Maret 2009 5:55 am

    1248 halaman dengan tebal buku 23 cm, mungkin kalo saya yg membacanya bisa sampe makan 1 bulan lebih…
    Saya bisa membayangkan asyiknya mmbaca buku setebal itu, selalu bikin penasaran karena bacanya bersambung2🙂

  2. 30 Maret 2009 6:02 am

    aah dasar Opu Omeng ini…
    bukan hanya udang dan ikan salu jambu yang diembat, bulan juga dilahap (sampe membaca sambil makan 1 bulan)..hehehe.
    Btw, saya sekadar ingin berbagi info ttg buku menarik Opu..kalo mau baca saya siap pinjamkan ji..🙂

  3. 30 Maret 2009 11:43 am

    cop Omeng! saya sdh order duluan sjak bulan lalu..

  4. 30 Maret 2009 11:57 am

    marecu opu Zulham main cop2…

  5. 25 Maret 2011 8:49 pm

    Musashi novel yang bagus, ceritanya tentang tokoh yang bernama Musashi. Tapi kalau pernah nonton film judulnya LIBIDO ..nah…hayo..siapa mau bikin perbandingan..xixixixizizizixixi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: