Skip to content

Apa itu berita

12 November 2009

berita

Secara teknis, berita baru muncul hanya setelah dilaporkan. Segala hal yang diperoleh dilapangan dan masih akan dilaporkan, belum merupakan berita. Hasil lapangan itu masih tetap merupakan peristiwa itu sendiri, peristiwa yang “disaksikan” oleh reporter.

Satu-satunya urusan reporter dilapangan adalah menemukan dan memastikan. Menonton atau menyaksikan peristiwa jauh berbeda dari menemukannya. Anda belum menemukan peristiwa, meskipun sudah melihatnya, sampai anda memahami prosesnya jalan ceritanya; yakni peristiwa apa, yang terlihat siapa, terjadi kapan, dimana, lalu mengapa, dan kejadiannya bagaimana.

Camkan selalu : BERITA HARUS SELALU DENGAN PERISTIWA, PERISTIWA DENGAN JALAN CERITA. Peristiwa tanpa jalan cerita termasuk BERITA TAK LENGKAP, artinya bisa kabur, bisa kurang dan bisa saja bohong. (sering tentang omongan pejabat)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: